“Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!” (Markus 1:14-20) Setiap manusia diharapkan dapat membangun dan menata kehidupannya sesuai dengan kehendak Allah, namun sering kali tergoda oleh hal-hal duniawi yang menjauhkan kita dari tujuan sejati kita. Keinginan pribadi yang bersifat semu dan sementara kerap kali mengalihkan perhatian kita dari panggilan-Nya. Dalam konteks ini, kisah Yohanes Pembaptis dan seruan Yesus mengingatkan kita akan pentingnya usaha untuk bertobat dan mengalami perubahan yang total. Perikope ini mengajak kita untuk merenungkan hidup kita, melakukan refleksi, dan berkomitmen untuk kembali kepada jalan yang benar, sehingga kita dapat hidup sesuai dengan rencana Allah. Setelah memahami pentingnya pertobatan, kita perlu menyadari bahwa pertobatan terjadi saat muncul kesadaran akan ketidaksempurnaan kita dan komitmen untuk berubah, meninggalkan jalan hidup yang tidak berkenan di hadapan Allah. Setiap orang dipanggil untuk percaya Injil, Kabar Gembira keselamatan Al...